Kenapa Sering Pilek saat Musim Hujan? Ini Cara Atasi Pileknya

3 Cara Menjaga Paru-paru Tetap Sehat
Paru-paru merupakan aset penting tubuh manusia. Organ tersebut berfungsi untuk menukar oksigen dari udara yang dihisap dengan karbondioksida dari darah. Mengapa kita perlu bernapas? Jawaban sederhananya: oksigen yang dihisap paru-paru berguna memberikan organ-organ di dalam tubuh energi untuk berfungsi.
Hasil studi Framingham dari Boston School of Medicine menyimpulkan bahwa paru-paru Anda adalah penentu pertama kematian.
Maka dari itu, menjaga sistem pernapasan terutama paru-paru sangatlah penting. Bagaimana caranya? Simak artikel ini sampai habis.
Jangan merokok
Sebagian besar Anda mungkin sudah menyadari bahaya merokok terutama pada kesehatan pernapasan. Di Amerika Serikat saja, mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), merokok turut mendorong lebih dari 480.000 kematian atau 1/5 dari jumlah kematian di negeri Paman Sam itu.
Merokok sendiri dapat merusak saluran udara dan kantung alveoli di dalam paru-paru. Diketahui juga merokok merupakan penyebab dari kebanyakan kasus kanker paru-paru dan memperparah asma.
Jika Anda masih merokok, sebaiknya mulai perhatikan cara untuk membatasi dan berhenti. Bukan hanya penyakitnya saja yang membahayakan, namun biaya perawatannya sangat menguras dompet.
Rutin berolahraga
Mengapa penyelam bisa bertahan lebih lama di dalam air? Karena ia terbiasa melatih kemampuan bernapasnya dengan menyelam. Menyelam dan hampir semua aktivitas olahraga lainnya jika dilakukan dengan rutin bisa berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas pernapasan.
Ini disebabkan olahraga membuat jantung dan paru-paru bekerja lebih keras dibandingkan biasanya. Ini baik untuk menambah elastisitas dan kemampuan paru-paru bernapas. Menurut artikel ilmiah berjudul Your lungs and exercise, olahraga memaksa Anda bernapas 40-60 kali per menit lebih meningkat dari denyut jantung normal (dibandingkan 15 kali per menit saat sedang beraktivitas biasa).
Lantas, apa olahraga terbaik untuk kesehatan paru-paru? Olahraga aerobik dirancang untuk meningkatkan detak jantung dan laju pernapasan seseorang untuk jangka waktu lebih lama. Bukan hanya senam aerobik saja yang masuk ke dalam jenis olahraga kesehatan paru-paru, tetapi jalan cepat, bersepeda, berenang, sepak bola, hingga zumba adalah contohnya.
Dalam tubuh yang bugar lebih banyak oksigen yang lancar mengalir ke sel-sel tubuh. Hal itu menyegarkan pikiran Anda, memperbaiki sel-sel otak yang mulai menua, dan menjernihkan darah.
Terhindar dari penyakit paru-paru
Penyakit infeksi seperti COVID-19 ternyata dapat mempengaruhi kemampuan seseorang bernapas. Bukan hanya COVID-19, namun penyakit infeksi lainnya seperti pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, dan asma umumnya membuat napas semakin pendek bahkan kesulitan.
Cara terbaik menghindari penyakit pada paru-paru adalah rutin mengenakan masker untuk membatasi terhisapnya polusi dan virus berbahaya. Cuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun minimal 20 detik sangat penting agar parasit tidak terhisap salah satunya melalui hidung. Terakhir, perbanyak konsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur untuk memperkuat sistem imunitas.
Hal-hal di atas hanya bisa dilakukan jika Anda benar-benar berkomitmen menjaga kesehatan paru-paru. Lakukan secara perlahan dan teliti sehingga Anda dapat merasakan manfaatnya suatu hari nanti.
Sumber:
Bobo, “Mengapa Manusia untuk Hidup dan Bertumbuh Perlu Bernapas?”, (https://bobo.grid.id/read/083533625/mengapa-manusia-untuk-hidup-dan-bertumbuh-perlu-bernapas-materi-ipas-kelas-5-sd?page=all)
CDC, “Health Effects of Cigarette Smoking”, (https://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/)
Breathe (Sheff), “Your Lungs and Exercise”, (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4818249/)
Healthline, “5 Ways to Keep Your Lungs Healthy and Whole”, (https://www.healthline.com/health/understanding-idiopathic-pulmonary-fibrosis/ways-to-keep-your-lungs-healthy-and-whole#2.-Exercise-to-breathe-harder)
Prof.DR FG.Winarno et al,2015.,TELOMER Membalik Proses Penuaan. PT.Gramedia,Jakarta.
Komentar
Posting Komentar