Kenapa Sering Pilek saat Musim Hujan? Ini Cara Atasi Pileknya

Tidak semua bakteri itu jahat, merugikan, atau buruk untuk kesehatan. Ternyata ada juga bakteri-bakteri yang baik untuk kesehatan, khususnya melalui pencernaan. Di antara banyaknya jenis bakteri baik adalah Lactobacillus.
Mengutip dari WebMD, bakteri Lactobacillus masuk ke dalam kategori bakteri baik yang termasuk ke dalam probiotik. Probiotik sendiri adalah mikroorganisme hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah memadai dapat memberikan manfaat kesehatan.
![]() |
Yogurt
adalah makanan paling umum yang mengandung bakteri Lactobacillus. Sumber: Life of Pix dari Pexels |
Bakteri tersebut tidak hanya terdapat pada saluran pencernaan manusia, tetapi mulut dan vagina. Pada alat reproduksi wanita ia bermanfaat untuk memastikan tidak ada perkembangan bakteri merugikan.
Lactobacillus memiliki banyak fungsi pada sistem pencernaan, di antaranya memecah makanan, menyerap nutrisi, dan melawan organisme penyebab penyakit seperti diare. Lactobacillus memiliki kemampuan untuk memproduksi asam laktat dari metabolisme glukosa. Asam laktat inilah yang mendorong kesehatan di pencernaan. Maka Lactobacilus disebut pula golongan Bakteri asam laktat.
Sementara itu, menurut artikel yang diunggah Science Direct (2018), Lactobacilllus merupakan genus terbesar dalam kelompok bakteri asam laktat. Bakteri ini dapat mudah ditemukan di berbagai banyak pangan hari ini, terutama yang berasal dari olahan fermentasi.
Ada banyak sekali jenis Lactobacillus yang bermanfaat untuk kesehatan, di antaranya L. rhamnosus, L. plantarum, L. paracasei, L. crispatus, dan sebagainya. L. paracasei Shirota strain yang terdapat dalam Yakult masuk ke dalam jenis bakteri Lactobacillus.
Apa saja makanan yang mengandung Lactobacillus? Simak artikel ini sampai selesai.
Yogurt
Yogurt merupakan olahan susu yang dipanaskan kemudian difermentasikan dengan bakteri baik seperti L. bulgaricus dan S. thermopilus. Susu yang diolah bervariasi, mulai dari sapi, kambing, hingga sari kacang kedelai. Yoghurt mempunyai rasa asam yang sedang, dengan konsistensi lembut dari gel kental dengan cita rasanya.
Sauerkraut
Makanan khas Jerman ini berasal dari kubis atau kol yang difermentasikan dengan bakteri-bakteri dari genus Lactobacillus. Sauerkraut umumnya disajikan sebagai makanan pelengkap dan mirip dengan kimchi dari Korea Selatan.
Kimchi
Penikmat drama Korea pasti tidak asing dengan makanan ini. Mirip dengan sauerkraut, kimchi seringnya dicampurkan dengan berbagai rempah-rempah sehingga rasanya dapat beragam.
Kefir
Banyak orang yang masih menganggap kefir sama dengan yogurt. Salah satunya adalah bahan pembuatnya, kefir menggunakan susu dan biji kefir. Rasa kefir juga lebih tajam dan asam serta biasanya lebih encer dibandingkan yogurt.
Kefir mengandung alkohol yang berkisar 0,5-1,0 persen sehingga memiliki cita rasa khas. Alkohol dihasilkan oleh proses fermentasi bakteri asam laktat dan khamir.
Roti sourdough
Roti yang kian digemari masyarakat untuk dikonsumsi saat menjalani diet ini dihasilkan dari fermentasi ragi liar dan bakteri Lactobacillus. Selain pembuatannya memakan waktu lebih lama dibandingkan roti biasa, rasanya tentu lebih asam. Teksturnya juga kenyal di dalam dan renyah di luar.
Referensi
https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-790/lactobacillus
https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/lactobacillus
https://www.lifespaceprobiotics.com/blogs/health-tips/top-five-foods-containing-lactobacillus
Surono I.,2004., Probiotik, Susu Fermentasi dan Kesehatan.YAPMMI Jakarta..
Komentar
Posting Komentar