Kenapa Sering Pilek saat Musim Hujan? Ini Cara Atasi Pileknya

Ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh, selain daging sapi atau daging ayam. Ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Makan ikan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia.
Ikan menyimpan segudang nutrisi yang bermanfaat
bagi kesehatan, tetapi kandungan nutrisi ini tidak lagi optimal bila ikan yang dikonsumsi
kualitasnya telah menurun. Ikan yang tidak segar akan menjadi tempat
berkembangbiak ideal bagi berbagai macam bakteri. Bakteri-bakteri ini dapat
mengontaminasi makanan sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan, bahkan keracunan makanan.
Ikan berkualitas rendah memiliki ciri-ciri yang
berbeda dengan ikan segar. Mungkin kita pernah mendapati ikan yang berbau amis
dengan tekstur yang lunak, tapi ini bukanlah satu-satunya tanda bahwa kualitas
ikan telah menurun. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dicermati :
Ikan berkualitas baik memiliki bau khas yang
segar dan ringan. Bau yang keluar dari ikan segar tidak mengganggu penciuman
ataupun terasa aneh. Sebaliknya, bau amis yang menyengat menandakan bahwa ikan
tidak lagi segar. Ikan tersebut juga telah dibiarkan terlalu lama dalam suhu
ruang dan telah mulai mengalami pembusukan.
2. Mata
Mata ikan
yang segar tampak terang dan jernih dengan warna hitam di bagian
tengahnya. Permukaannya pun terasa menonjol dan kenyal saat diraba. Sebaliknya,
mata ikan yang yang sudah tidak segar tampak mengerut dan keruh. Bagian mata
yang seharusnya berwarna putih kekuningan juga berubah warna menjadi kemerahan
dan cekung. Mata ikan yang cekung karena ikan mengalami dehidrasi, dimana ia
lebih banyak berada di atas permukaan es daripada di air saat kita membelinya.
3. Insang
Ikan yang baru ditangkap memiliki insang berwarna
merah yang tampak bersih dan basah segar. Semakin merah warna insang, maka
semakin baik kualitasnya. Insang berwarna kecokelatan atau keabuan dengan
bagian insang yang tampak terpisah satu sama lain serta tampak kering menandakan
bahwa kualitas ikan telah menurun.
4. Kulit dan sisik
Salah satu cara mudah memilih ikan segar adalah
dengan mengamati warna kulit dan sisiknya. Kulit ikan berkualitas baik tampak
mengilat dengan warna yang terang. Sisiknya pun masih menempel dengan kuat pada
badan ikan dan tidak mudah lepas saat ditarik. Sementara itu, ikan berkualitas
rendah memiliki kulit dan sisik yang tampak kusam. Saat dipegang, sisiknya juga
mudah terlepas.
5. Daging ikan
Daging ikan yang segar tampak jernih dengan warna yang
cerah. Beberapa jenis ikan memiliki warna daging putih terang, tetapi
ada pula jenis ikan yang memiliki warna berbeda. Apa pun jenis ikan yang dipilih,
harus dipastikan bahwa warnanya cerah dan tidak kusam. Ikan segar memiliki tekstur
yang lembut, tapi cukup kenyal dan kencang sehingga dapat kembali ke bentuknya
semula setelah ditekan. Seluruh dagingnya juga menempel kuat pada tulang. Namun
sebaliknya, daging ikan yang kualitasnya menurun berwarna kusam. Teksturnya pun
berubah menjadi lebih lunak.
6. Perut
Cara lain untuk memilih ikan segar adalah dengan
menekan bagian perutnya. Perut ikan yang segar terasa kenyal saat ditekan dan
dapat kembali ke bentuknya semula. Sementara itu, ikan berkualitas rendah
memiliki tekstur perut yang lunak. Isi perutnya juga dapat terburai dengan
mudah saat ditekan.
Selain
bermanfaat untuk menjaga kualitas ikan tetap optimal, mengetahui cara memilih
ikan yang segar juga dapat mengurangi risiko kontaminasinya. Setelah memilih
ikan, jangan lupa untuk segera menyimpannya dalam lemari pendingin atau diolah
sesegera mungkin. Anda bisa menjaga kesegarannya dengan memberikan perasan
lemon dan rempah-rempah segar sesuai selera.
Komentar
Posting Komentar