Kenapa Sering Pilek saat Musim Hujan? Ini Cara Atasi Pileknya

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah bagi muslim di seluruh dunia. Selama bulan Ramadan pahala akan terus bertambah dan membuat badan menjadi lebih sehat. Walau begitu, sangat umum seseorang dapat mengalami dehidrasi saat puasa. Dehidrasi disebabkan oleh tubuh yang kehilangan cairan, tetapi tidak mengisinya kembali ketika dalam keadaan puasa.
Dehidrasi alias kekurangan cairan dan elektrolit dalam tubuh menjadi satu kondisi yang rentan terjadi saat berpuasa. Tubuh tidak minum dan tidak mendapat asupan cairan selama kurang lebih 12 jam. Selain tidak minum dan makan, saat berpuasa pun kebanyakan orang masih harus melakukan aktivitas harian seperti biasa.
Risiko dehidrasi saat puasa menjadi lebih tinggi pada orang yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Meskipun, dehidrasi yang terjadi umumnya bersifat ringan dan tidak sampai mengancam nyawa. Tapi, kondisi ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele, karena bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas.
Pada tingkat yang lebih parah, dehidrasi yang menyerang justru bisa memicu gangguan kesehatan. Lantas, bagaimana cara mengatasi dehidrasi agar puasa tetap lancar dan tidak batal? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi selama puasa, di antaranya :1. Penuhi Kebutuhan Cairan Saat Sahur
Salah satu waktu terbaik untuk “menabung” asupan cairan dalam tubuh adalah saat sahur. Agar puasa lancar dan terhindar dari dehidrasi seharian, berusahalah untuk cukup minum air putih saat berbuka puasa dan sahur. Pada dasarnya, kebutuhan cairan seseorang bisa berbeda dengan orang lain. Tapi, rata-rata orang dewasa membutuhkan asupan cairan hingga 8 gelas atau setara dengan 2 liter air putih dalam satu hari.
2. Hindari Makanan yang Terlalu Asin
Makanan yang terlalu asin adalah hal yang dihindari agar tidak mudah merasa haus. Maka dari itu, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam tambahan saat sahur. Pasalnya, makanan bergaram bisa membuat seseorang cepat haus, hingga kekurangan cairan, karena bisa memengaruhi pengaturan cairan dalam tubuh.
3. Hindari Aktivitas Terlalu Berat
Agar tidak mudah haus dan menghindari dehidrasi, hindari melakukan aktivitas yang terlalu berat saat berpuasa. Sebab, hanya akan membuat tubuh lebih banyak kehilangan cairan, sehingga mudah merasa haus. Bisa mensiasati dengan menjadwalkan atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga setelah berbuka puasa atau di malam hari. Selain itu, hindari juga terlalu banyak terpapar sinar matahari agar tubuh tidak mudah merasa lelah dan haus.
4. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur
Mengonsumsi makanan sehat saat sahur, seperti sayur dan buah menjadi salah satu kunci agar puasa lancar dan tubuh tetap sehat. Selain itu, mengonsumsi sayur dan buah ternyata juga bisa membantu menghindari dehidrasi, karena memiliki kandungan air yang bisa tersimpan di dalam tubuh. Pilihlah buah-buahan seperti semangka, pepaya, melon, dan lain-lain.
Sumber :
- https://kesehatan.kontan.co.id/news/hindari-dehidrasi-saat-puasa-dengan-enam-tips-berikut?page=all
- https://www.halodoc.com/artikel/dehidrasi-saat-puasa-berbahayakah
Komentar
Posting Komentar