Kenapa Sering Pilek saat Musim Hujan? Ini Cara Atasi Pileknya

Permasalahan sampah tentu bukanlah persoalan yang baru pada saat ini. Setiap tahunnya pasti akan ada peningkatan karena jumlah masyarakatnya meningkat dan semakin banyak pula kebutuhannya. Kebanyakan barang-barang yang dijual pun saat ini menghasilkan produk samping berupa sampah. Sampah yang dihasilkan dapat berupa sampah dari kegiatan sehari-hari. Jenisnya sangat beragam, mulai dari sampah plastik, kaleng, botol kaca beserta sampah dari bahan-bahan organik seperti sisa-sisa makanan.
Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan
Seperti yang kita ketahui pola konsumsi
kita merupakan salah satu faktor penting penyumbang sampah ke lingkungan.
Kekurang pedulian terhadap permasalahan sampah dapat membuat sampah menumpuk di
Tempat Pembuangan Sementara. Bahkan, tidak jarang bak sampah terlihat kelebihan
muatan hingga sampah yang diangkut bercecer ke badan jalan.
Sampah yang tidak dikelola dengan baik
sangat berbahaya terhadap lingkungan dan manusia, karena hal tersebut dapat
menyebabkan pencemaran lingkungan. Selain itu, sampah juga dapat menyebabkan
penyakit bagi manusia karena mikroorganisme
merugikan dan hewan yang menjadi perantara penyebaran kuman – kuman
penyebab penyakit dapat hidup ditumpukan
sampah sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan di
lingkungan sekitarnya.
Adanya berbagai
permasalahan akibat dari sampah membuat kita harus melakukan pengelolaan yang
baik. Maka dari itu, sangat disarankan
untuk menerapkan prinsip 3R agar pencemaran sampah di lingkungan bisa ditekan seminimal mungkin. Adapun upaya 3R yang dapat dilakukan adalah :
1. Reduce (mengurangi)
Mengurangi penggunaan barang-barang
dalam kehidupan sehari-hari yang dapat menghasilkan sampah yang sulit untuk
diuraikan oleh alam, tidak bisa didaur ulang atau dimanfaatkan kembali.
Penerapan dalam kehidupan sehari hari yang sangat mudah dilakukan adalah dengan
mengurangi penggunaan kresek atau tas belanja plastik sekali pakai.
2. Reuse (memanfaatkan kembali)
Memanfaatkan/menggunakan kembali barang-barang
yang masih bisa digunakan. Salah satu penerapan yang dapat kita lakukan yaitu
menggunakan botol minum sendiri atau tumbler yang bisa diisi ulang.
3. Recycle (mendaur ulang)
Mendaur ulang barang barang /
bahan-bahan yang tidak bisa digunakan lagi secara langsung. Salah satu
penerapan yang dapat kita lakukan dirumah yaitu melakukan pengolahan sampah
organik, bekas sayuran atau buah-buahan dapat diolah menjadi pupuk tanaman.
Saat sekarang ini menerapkan prinsip 3R
adalah penting guna menciptakan lingkungan yang sehat dan menimbulkan sampah
seminimal mungkin. Dibutuhkan kemauan untuk merubah kebiasaan. Apabila seluruh
lapisan masyarakat bisa menjalankan gerakan 3 R, tentunya akan memberi dampak yang
sangat positif pada persoalan sampah di Indonesia. Supaya terhindar dari
dampak-dampak yang akan ditimbulkan oleh sampah, mari sama- sama kita menjaga
lingkungan.
Komentar
Posting Komentar